Tag: Kesalahan Transfer

  • Kesalahan Fatal Erik ten Hag Terulang: McTominay Jadi Kunci Kejayaan Napoli

    Kesalahan Fatal Erik ten Hag Terulang: McTominay Jadi Kunci Kejayaan Napoli

    Keputusan Manchester United melepas Scott McTominay kini kembali menjadi sorotan tajam. Apa yang dulu dianggap sebagai langkah realistis di era Erik ten Hag, hari ini justru dipandang sebagai kesalahan fatal yang merugikan Setan Merah dan sekaligus menjadi berkah besar bagi Napoli. Gelandang asal Skotlandia itu menjelma menjadi sosok sentral dalam kejayaan klub Italia tersebut, sesuatu yang gagal diwujudkan secara maksimal di Old Trafford.

    Dari Pemain Pelapis di MU ke Pemimpin di Napoli

    Kesalahan Fatal Erik ten Hag Terulang: McTominay Jadi Kunci Kejayaan Napoli

    Selama bertahun-tahun membela Manchester United, McTominay kerap berada dalam posisi serba tanggung. Ia jarang benar-benar dipercaya sebagai poros utama lini tengah. Di bawah Ten Hag, perannya semakin terpinggirkan, terutama ketika MU lebih mengandalkan pemain lain yang dianggap lebih teknis.

    Keputusan melepas McTominay ke Napoli semula dilihat sebagai solusi finansial dan penyegaran skuad. Namun, realitas di lapangan berkata sebaliknya. Di Italia, McTominay mendapatkan kepercayaan penuh, peran yang jelas, dan sistem permainan yang benar-benar memaksimalkan kelebihannya.

    Transformasi Total di Bawah Sistem Napoli

    Kesalahan Fatal Erik ten Hag Terulang: McTominay Jadi Kunci Kejayaan Napoli

    Bersama Napoli, McTominay mengalami transformasi besar. Ia tidak lagi sekadar gelandang pekerja keras, melainkan menjadi penggerak utama permainan, pemutus serangan lawan, sekaligus ancaman nyata di depan gawang.

    Kontribusinya bukan hanya terlihat dari kerja defensif, tetapi juga dari gol-gol krusial dan kehadirannya dalam momen-momen penentuan. McTominay tampil sebagai pemain yang matang, berwibawa, dan konsisten—atribut yang dulu jarang benar-benar muncul ketika masih mengenakan seragam Manchester United.

    Musim demi musim, perannya semakin vital hingga akhirnya ia menjadi kunci utama Napoli dalam perburuan dan perolehan gelar. Keberhasilannya mengangkat Napoli ke puncak prestasi domestik menjadikan namanya dielu-elukan publik Naples.

    Cermin Buram bagi Manchester United

    Sementara McTominay bersinar di Serie A, Manchester United justru terus berkutat dengan masalah klasik: inkonsistensi lini tengah, minimnya kepemimpinan, dan rapuhnya transisi permainan. Perbandingan ini membuat keputusan melepas McTominay terasa semakin menyakitkan bagi para pendukung MU.

    Banyak pihak menilai bahwa MU terlalu mudah melepas pemain yang memahami kultur klub dan memiliki mental bertarung tinggi. Di saat klub mencari keseimbangan dan karakter di lapangan, McTominay justru memperlihatkan semua itu di tempat lain.

    “Hadiah” Tak Terduga untuk Napoli

    Bagi Napoli, transfer McTominay bisa disebut sebagai hadiah emas. Mereka mendapatkan pemain berpengalaman, bermental juara, dan masih berada di usia produktif. Kehadirannya membawa stabilitas dan ketenangan, terutama dalam laga-laga besar yang menuntut karakter kuat.

    Tak berlebihan jika McTominay kini dianggap sebagai salah satu transfer paling sukses Napoli dalam beberapa tahun terakhir. Ia bukan hanya pemain penting, tetapi juga simbol keberhasilan klub membaca potensi yang terabaikan oleh raksasa Inggris.

    Kesalahan yang Terus Menghantui Ten Hag

    Bagi Erik ten Hag, kisah ini menjadi pengingat pahit bahwa keputusan transfer tidak selalu bisa diukur dari neraca keuangan semata. Melepas McTominay terbukti bukan sekadar kehilangan pemain, melainkan kehilangan fondasi mental dan keseimbangan tim.

    Kini, setiap kali McTominay tampil gemilang bersama Napoli, narasi tentang “kesalahan fatal” itu kembali mencuat. Sebuah cerita klasik sepak bola: pemain yang diremehkan di satu tempat, namun menjadi pahlawan di tempat lain.

    Penutup

    Scott McTominay telah membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar pemain pelapis. Kejayaannya bersama Napoli menjadi kontras tajam dengan nasib Manchester United yang masih mencari jati diri. Dan bagi banyak pengamat, satu hal kini semakin jelas:
    melepas McTominay adalah kesalahan yang akan lama menghantui era Erik ten Hag di Old Trafford.