Nama Mohamed Salah kembali menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Januari. Penyerang andalan Liverpool tersebut dikabarkan sempat ditawarkan ke Real Madrid, membuka peluang terjadinya salah satu transfer terbesar di pertengahan musim. Namun, harapan melihat Salah berseragam Los Blancos akhirnya kandas. Penyebab utamanya bukan soal kualitas atau kebutuhan tim, melainkan biaya yang dinilai terlalu mahal oleh pihak Real Madrid.
Salah Sempat Masuk Radar Real Madrid

Dalam beberapa hari terakhir, muncul kabar bahwa perwakilan Mohamed Salah menawarkan sang pemain kepada Real Madrid sebagai opsi jangka pendek. Tawaran tersebut muncul di tengah kebutuhan Madrid untuk menambah kedalaman lini serang, terutama menghadapi jadwal padat kompetisi domestik dan Eropa.
Skema yang diajukan bukan transfer permanen, melainkan pinjaman hingga akhir musim. Opsi ini dinilai bisa menguntungkan kedua belah pihak: Real Madrid mendapatkan tambahan kekuatan di lini depan, sementara Liverpool tetap mempertahankan kendali atas masa depan Salah.
Biaya Jadi Batu Sandungan

Meski nama besar Salah jelas menarik perhatian, Real Madrid memilih tidak melanjutkan negosiasi. Klub menilai biaya yang menyertai kesepakatan tersebut terlalu tinggi, terutama untuk durasi yang relatif singkat.
Selain gaji Salah yang termasuk salah satu tertinggi di Premier League, biaya pinjaman yang diminta juga dianggap tidak sebanding dengan nilai jangka panjang yang bisa diperoleh klub. Manajemen Madrid menilai investasi besar untuk pemain berusia di atas 30 tahun, apalagi hanya setengah musim, bukan langkah yang ideal.
Strategi Transfer Real Madrid

Keputusan mundur dari perburuan Salah sejalan dengan kebijakan transfer Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir. Klub lebih memilih mendatangkan pemain muda dengan potensi jangka panjang atau menunggu kesempatan transfer bebas, dibanding mengeluarkan dana besar untuk solusi sementara.
Real Madrid juga merasa masih memiliki cukup opsi di lini serang dan memilih memaksimalkan skuad yang ada ketimbang melakukan manuver berisiko di bursa Januari.
Dampaknya bagi Liverpool dan Salah
Dengan gagalnya pendekatan ini, Mohamed Salah dipastikan tetap bertahan di Liverpool setidaknya hingga akhir musim. Meski spekulasi masa depannya terus berlanjut—termasuk ketertarikan dari klub-klub luar Eropa—Salah masih menjadi sosok penting bagi The Reds.
Bagi Liverpool, situasi ini memberikan stabilitas di tengah musim. Kehadiran Salah tetap krusial dalam perburuan target domestik maupun Eropa, meskipun pembicaraan soal masa depannya hampir pasti akan kembali mengemuka di bursa transfer berikutnya.
Kesimpulan
Kabar Mohamed Salah ditawarkan ke Real Madrid memang sempat memanaskan bursa transfer Januari. Namun pada akhirnya, tingginya biaya transfer dan gaji menjadi penghalang utama terwujudnya kesepakatan tersebut. Real Madrid memilih bersikap realistis dan konsisten dengan strategi jangka panjang mereka, sementara Salah melanjutkan perjalanannya bersama Liverpool.



















