Puskas Award Hingga Pemain Pria Terbaik: Siapa Calon Juara di The Best FIFA Football Awards 2025?

Puskas Award Hingga Pemain Pria Terbaik

Ajang The Best FIFA Football Awards 2025 kembali menjadi sorotan dunia sepak bola. Digelar pada akhir tahun, penghargaan ini tidak hanya merayakan pemain terbaik dunia, tetapi juga momen paling spektakuler di lapangan hijau. Dua kategori yang paling dinanti publik adalah FIFA Puskas Award untuk gol terbaik dan The Best FIFA Men’s Player untuk pemain pria terbaik dunia.

Dengan daftar nominasi yang telah diumumkan, perdebatan pun menghangat: siapa yang paling layak membawa pulang trofi prestisius FIFA tahun ini?


FIFA Puskas Award 2025: Deretan Gol Terindah dari Seluruh Dunia

FIFA Puskas Award 2025 kembali menegaskan bahwa keindahan sepak bola bisa lahir dari mana saja—mulai dari liga top Eropa, kompetisi Amerika, Afrika, hingga Asia Tenggara. Tahun ini, FIFA merilis 11 gol terbaik yang dinilai berdasarkan estetika, teknik, spontanitas, dan sportivitas.

Daftar Lengkap Nominasi FIFA Puskas Award 2025

Puskas Award Hingga Pemain Pria Terbaik

Berikut daftar resmi nominasi gol terbaik dunia 2025:

  1. AlerrandroVitória vs Cruzeiro (19 Agustus 2024)
  2. Alessandro DeiolaCagliari vs Venezia (18 Mei 2025)
  3. Pedro de la VegaCruz Azul vs Seattle Sounders (31 Juli 2025)
  4. Santiago MontielIndependiente vs Independiente Rivadavia (11 Mei 2025)
  5. Amr NasserAl Ahly vs Farko (17 April 2025)
  6. Carlos OrrantiaQuerétaro vs Atlas (16 April 2025)
  7. Lucas RibeiroMamelodi Sundowns vs Borussia Dortmund (21 Juni 2025)
  8. Declan RiceArsenal vs Real Madrid (8 April 2025)
  9. Rizky RidhoPersija Jakarta vs Arema (9 Maret 2025)
  10. Kevin RodriguesKasımpaşa vs Rizespor (9 Februari 2025)
  11. Lamine YamalEspanyol vs Barcelona (15 Mei 2025)

Sorotan Khusus: Rizky Ridho & Lamine Yamal

Dua nama mencuri perhatian besar dari daftar ini:

  • Rizky Ridho menjadi wakil Indonesia yang menorehkan sejarah dengan masuk nominasi Puskas Award. Golnya bersama Persija Jakarta bukan hanya indah secara teknis, tetapi juga simbol pengakuan FIFA terhadap kualitas sepak bola Asia Tenggara.
  • Lamine Yamal, wonderkid Barcelona, kembali membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk menciptakan momen magis. Golnya dalam derby Catalan menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta paling berbahaya di dunia saat ini.

Kehadiran pemain dari berbagai benua memperlihatkan bahwa Puskas Award tetap konsisten sebagai penghargaan paling inklusif dalam sepak bola modern.


The Best FIFA Men’s Player 2025: Persaingan Generasi Muda dan Bintang Dunia

Selain Puskas Award, perhatian utama juga tertuju pada The Best FIFA Men’s Player 2025. Tahun ini, persaingan terasa lebih terbuka dengan absennya dominasi tunggal seperti era Messi–Ronaldo di masa lalu.

Beberapa nama yang paling sering disebut sebagai kandidat terkuat antara lain:

  • Ousmane Dembélé – performa eksplosif dan konsisten di level klub
  • Kylian Mbappé – tetap menjadi pembeda di laga besar
  • Harry Kane – mesin gol yang stabil sepanjang musim
  • Mohamed Salah – veteran yang masih menentukan nasib tim
  • Lamine Yamal – simbol lahirnya era baru sepak bola dunia

Kombinasi suara dari pelatih tim nasional, kapten tim nasional, jurnalis, dan penggemar membuat hasil akhir sulit diprediksi dan selalu menyimpan kejutan.


Bagaimana Sistem Voting FIFA The Best?

FIFA menggunakan sistem voting berlapis:

  • 25% suara pelatih tim nasional
  • 25% suara kapten tim nasional
  • 25% suara jurnalis internasional
  • 25% suara penggemar (fans vote)

Khusus Puskas Award, penilaian lebih menitikberatkan pada kualitas gol, bukan popularitas pemain atau hasil pertandingan.


Kesimpulan: Siapa Paling Berpeluang Menang?

  • Puskas Award 2025 berpotensi menjadi salah satu yang paling sulit diprediksi dalam sejarah, dengan kualitas gol yang relatif merata dan datang dari berbagai kompetisi dunia.
  • The Best FIFA Men’s Player 2025 kemungkinan besar akan dimenangkan oleh pemain dengan kombinasi statistik individu, pengaruh besar di tim, dan pencapaian kolektif.

Satu hal yang pasti, The Best FIFA Football Awards 2025 kembali menegaskan bahwa sepak bola adalah bahasa universal—indah, emosional, dan penuh kejutan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *