Chelsea kembali menjadi sorotan setelah resmi berpisah dengan Enzo Maresca pada awal Januari 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul hubungan yang tidak lagi harmonis antara pelatih asal Italia itu dengan manajemen klub, ditambah performa tim yang dinilai belum memenuhi ekspektasi. Sejak saat itu, spekulasi mengenai siapa sosok yang akan mengisi kursi panas di Stamford Bridge pun bermunculan.
Salah satu nama yang paling sering dikaitkan adalah Zinedine Zidane. Legenda sepak bola Prancis tersebut dianggap sebagai figur ideal untuk mengangkat kembali prestise Chelsea. Namun, hingga hari ini, Zidane dipastikan tidak akan menggantikan Enzo Maresca. Ada beberapa alasan kuat yang melatarbelakangi keputusan tersebut.
Chelsea Tidak Menjadikan Zidane Prioritas Utama

Meski nama Zidane terdengar sangat menarik, Chelsea saat ini memilih pendekatan yang lebih realistis. Klub membutuhkan pelatih yang siap langsung bekerja di tengah musim, memahami dinamika Liga Inggris, dan bersedia mengikuti proyek klub tanpa banyak syarat tambahan.
Manajemen Chelsea lebih condong pada kandidat yang sedang aktif melatih dan memiliki keterkaitan dengan struktur kepemilikan klub. Situasi ini membuat nama-nama lain justru lebih diprioritaskan dibandingkan Zidane, yang berstatus tanpa klub dan dikenal selektif dalam memilih proyek.
Zidane Masih Menimbang Langkah Karier Selanjutnya

Di sisi lain, Zinedine Zidane sendiri belum menunjukkan tanda-tanda ingin kembali melatih klub dalam waktu dekat. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, ia sangat berhati-hati dalam menentukan langkah berikutnya.
Zidane dikenal memiliki standar tinggi terhadap proyek yang ia terima, termasuk kontrol penuh dalam aspek teknis dan kebijakan pemain. Selain itu, ia juga belum sepenuhnya tertarik untuk melatih di Liga Inggris, terutama karena faktor bahasa, budaya sepak bola, dan gaya kompetisi yang sangat menuntut secara fisik.
Fokus Zidane Lebih Mengarah ke Tim Nasional Prancis

Alasan lain yang membuat Zidane menjauh dari Chelsea adalah ambisi jangka panjangnya bersama tim nasional Prancis. Ia disebut-sebut sebagai kandidat kuat pelatih Les Bleus di masa depan, terutama setelah era Didier Deschamps berakhir pasca Piala Dunia 2026.
Kesempatan menangani tim nasional dianggap lebih sejalan dengan visi Zidane, baik dari sisi tantangan, keseimbangan hidup, maupun status prestise. Hal ini membuat tawaran dari klub, termasuk Chelsea, bukan menjadi prioritas utamanya saat ini.
Chelsea Memilih Jalur Pragmatif
Bagi Chelsea, situasi saat ini menuntut keputusan cepat dan efektif. Klub ingin stabilitas dalam waktu singkat, bukan proyek jangka panjang yang memerlukan adaptasi besar. Karena itulah, manajemen lebih fokus pada pelatih yang siap langsung turun tangan tanpa proses negosiasi rumit.
Pendekatan ini sekaligus menegaskan bahwa Chelsea saat ini lebih mengutamakan kebutuhan tim dibandingkan daya tarik nama besar semata.
Penutup
Meski sempat ramai dikaitkan, Zinedine Zidane tidak akan menggantikan Enzo Maresca sebagai pelatih Chelsea. Perbedaan visi, prioritas klub yang berubah, serta fokus karier Zidane sendiri menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut.
Chelsea kini melangkah ke fase baru dengan mencari sosok pelatih yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tim saat ini, sementara Zidane masih menunggu momen yang tepat untuk kembali ke dunia kepelatihan.

Tinggalkan Balasan